Kenapa Honeymoon di Yogyakarta, Jantung Budaya Jawa selain Bali?
Kita nggak nyangka bisa jatuh cinta sama kota yang hampir nggak punya pantai sama sekali. Terus, kita berdiri di kegelapan sebelum subuh di Borobudur, nonton kabut pelan-pelan terangkat dari stupa-stupa batu pas langit mulai pink, dan ngerti kenapa orang-orang nyebut tempat ini jiwanya Jawa. Yogyakarta nggak bakal kasih kamu beach club buat honeymoon atau infinity pool dengan sunset. Sebagai gantinya, kamu dapet alun-alun keraton, batik buatan tangan, dan kehangatan yang orang lokal sebut alus, kemurnian, yang udah kerasa dalam waktu sejam setelah kamu nyampe.
Yogyakarta itu ada di Jawa, sekitar sejam penerbangan dari Bali, dibatasi sama Jawa Tengah di barat dan Samudra Hindia di selatan. Ini masih kesultanan yang aktif. Kraton, istana Sultan, masih berfungsi sebagai pusat kesultanan itu dan jadi pusat budaya, serta sampai taraf tertentu, pusat politik kota ini. Sejarah kerajaan yang masih hidup inilah yang bener-bener bikin Yogyakarta beda dari tempat lain yang kita bahas.
Yogyakarta adalah destinasi honeymoon yang luar biasa buat pasangan yang nyari perpaduan sejarah, budaya, dan alam. Yogyakarta punya warisan Jawa yang kaya dengan landmark ikonik kayak Candi Borobudur dan Prambanan, keduanya Situs Warisan Dunia UNESCO. Kamu dan pasangan bisa nyobain seni tradisional kayak batik, musik gamelan, dan wayang kulit yang ngasih pengalaman budaya lebih dalam. Buat yang suka petualangan, kota ini juga nawarin pemandangan dramatis kayak Gunung Merapi, paling asyik dijelajahi dengan jeep tour karena jalur pendakian puncaknya udah ditutup resmi sejak 2018 karena aktivitas vulkanik yang berkelanjutan, atau kalau kamu lebih suka suasana yang lebih santai, kamu bisa mengunjungi tempat-tempat tenang kayak Taman Sari Water Castle. Dan jangan lupa soal makanan, kuliner Yogyakarta dengan hidangan khas kayak Gudeg nambah pesonanya, bikin kota ini jadi alternatif yang lebih intim dan kaya sejarah dibanding destinasi yang lebih turistik di Indonesia.
Budaya dan sejarah jadi inti dari hampir semua yang ditawarkan Yogyakarta, dan itu kelihatan dari hal-hal kecil sampai ke landmark besar. Kalau kamu sama pasanganmu lagi cari honeymoon yang penuh romansa, petualangan, dan taste Indonesia banget, Yogyakarta harusnya ada di urutan teratas daftar kalian.
Candi Borobudur dan Prambanan: Pemandangan yang Bener-bener Sekali Seumur Hidup
Borobudur dan Prambanan itu dua-duanya Situs Warisan Dunia UNESCO dan foto-foto tuh nggak bisa nunjukkin seberapa keren tempatnya. Borobudur itu candi Buddha terbesar di dunia, paling bagus didatengin pas sunrise, sebelum bus-bus rombongan dateng. Pakai sepatu yang nyaman buat naik tangga batunya yang curam ya. Prambanan, candi Hindu yang sekitar 17 kilometer timur laut dari pusat Yogyakarta, paling cantik pas sunset, waktu cahayanya nangkep puncak-puncaknya dan orang-orang mulai sepi. Kita berdua sih nggak religius, tapi tetep aja kagum banget waktu berdiri di depan dua candi ini.
Sebuah kota yang masih dipimpin keluarga kerajaannya sendiri
Gak banyak tempat di Indonesia yang bisa bilang gini: Yogyakarta itu masih kesultanan yang berfungsi, dan Kraton itu istana yang hidup, bukan cuma pajangan museum. Jalan-jalan aja di halaman dalamnya pas pagi hari kerja, dan kamu mungkin bisa lihat latihan gamelan atau demo batik yang lagi berlangsung. Ini rutinitas istana sehari-hari yang terus berlanjut kayak gini udah berabad-abad lamanya. Tempat ini juga lebih tenang dan jauh lebih gak komersil dibanding circuit candi di Bali.
Jalan Malioboro, ruang tamunya Yogyakarta
Kalau Yogyakarta punya satu jalan yang paling ngewakilin kota ini, ya Malioboro. Siang hari, isinya kios batik, Pasar Beringharjo, sama street food. Malamnya, delman andong lewat sambil kuda-kudanya berbunyi “klotak-klotak” ngelewatin warung makan yang jual gudeg, masakan nangka muda khas kota ini. Beberapa bagiannya memang buat turis banget, tapi untuk jalanan seramai ini, Malioboro tetep kerasa lokal banget. Dan letaknya cukup deket sama Kraton dan Taman Sari, jadi kamu bisa jalan kaki nyambungin ketiganya dalam setengah hari. Kamu juga bisa coba naik dokar, kereta kuda beroda dua tradisional khas Indonesia.
Keliling Yogyakarta
Tempat-tempat wisatanya Yogyakarta itu lumayan jauh-jauh lokasinya, nggak kayak di pulau. Borobudur dan Prambanan aja udah beda arah dari kota. Nyewa driver pribadi seharian itu solusi paling gampang. Kebanyakan hotel bisa nyiapin, dan biasanya harganya jauh lebih murah dibanding nyewa driver seharian di Bali. Di dalam pusat kota sendiri, naik becak (cycle rickshaw) atau taxi sebentar udah cukup buat muterin Malioboro, Kraton, sama Taman Sari dengan nyaman.
Mau nginep di mana di Yogyakarta?
Pusat kota atau resort di pedesaan: kamu pilih yang mana?
Menentukan mau stay di mana itu tergantung kalian pengen liburan yang kayak gimana. Kalau stay di pusat kota dekat Malioboro, contohnya Hotel Tentrem, The Phoenix Hotel, atau Royal Ambarrukmo, kalian bisa lebih dekat ke Kraton, Taman Sari, dan restoran-restoran terbaik. Bisa jalan kaki atau naik mobil sebentar aja. Tapi kalau pilih resort yang agak jauh kayak Garrya Bianti atau Sheraton Mustika, memang kurang praktis sih, tapi kalian dapat tempat yang lebih luas, ada kebun, dan tenang. Cocok banget buat kalian yang pengen liburan santai ala resort, dengan day trip sesekali.
Restoran Terbaik di Yogyakarta
Aktivitas Honeymoon Terbaik di Yogyakarta
Cara ke Yogyakarta
Dari Bali
Penerbangan langsung dari Bandara Internasional Ngurah Rai (DPS) ke Yogyakarta International Airport (YIA) cuma sekitar 1 jam 15 menit, ini salah satu add-on trip paling gampang dari honeymoon Bali kalian.
Dari Jakarta
Penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) itu sekitar 1 jam 10 menit. Kalau mau alternatif yang pemandangannya bagus, kalian bisa naik kereta dari Jakarta. Perjalanan sekitar 6 sampai 8 jam, melintasi pedesaan Jawa yang indah banget. Lumayan jadi pengalaman sendiri kalau kalian ada waktu. Tapi, naik pesawat tetap pilihan paling gampang buat kebanyakan pasangan honeymoon.
Dari bandara ke kota
YIA itu sekitar 45 kilometer dari pusat kota, kira-kira 1 sampai 1,5 jam perjalanan darat tergantung macet atau enggak. Mending atur aja transportasi dari hotel kalian atau private driver dari jauh hari, jangan dadakan cari pas baru nyampe.
FAQ Honeymoon Yogyakarta
Apakah Gunung Merapi beneran udah dibuka buat trekking sekarang?
Nggak. Trekking ke puncak udah resmi ditutup sejak 2018 dan Merapi statusnya siaga terus dari 2020, jadi siapa pun yang nekat naik ilegal tetap bisa kena denda. Tapi, tur jeep ke lereng bawah tetap jalan normal kok, dan itu cara yang seru banget buat deket-deket ke gunung berapi dan lihat bekas-bekas lavanya. Kasih tahu tanggal liburan kalian ya, nanti kita cek status terbarunya sebelum masukin ke itinerary kalian.
Apakah aktivitas gunung berapi lain di Indonesia punya dampak buat perjalanan ke Yogyakarta?
Biasanya nggak. Selain Merapi yang dipantau ketat dengan zona terlarang yang tetap, Yogya itu jauh dari gunung berapi yang sering jadi berita di tempat lain di Indonesia, dan penerbangan biasanya tetap jalan meskipun daerah lain lagi kacau. Satu-satunya pengecualian adalah kalau terbang lewat Jakarta. Kadang-kadang abu dari gunung berapi di Indonesia barat bikin penerbangan delay di sana, jadi kasih tahu tanggalnya ya sebelum kalian booking tiket pesawat, nanti kita kasih tahu kalau ada apa-apa yang bisa ganggu perjalanan kalian.
Apakah kita perlu pesan tiket Borobudur dan Prambanan dari jauh-jauh hari?
Iya, apalagi kalau kalian mau lihat sunrise di Borobudur, soalnya tiket untuk slot sunrise itu beda dan kapasitasnya terbatas, nggak sama kayak tiket masuk siang hari biasa. Sistem booking online untuk dua candi ini udah sering ganti-ganti dalam beberapa tahun terakhir, jadi daripada ngandalin link yang mungkin udah nggak update, mending tanya kita aja, nanti kita urus booking-nya sebagai bagian dari rencana liburan kalian.
Yogyakarta worth it nggak sih kalau kita cuma punya beberapa hari yang ditambahin ke bulan madu di Bali?
Iya. Tiga hari cukup kok buat lihat yang utama tanpa buru-buru, dan empat sampai lima hari itu ngasih kalian waktu lebih buat ke lereng bawah Merapi atau pantai-pantai di selatan. Kalian mau ke sana sebelum atau setelah Bali, itu sih tergantung jadwal penerbangan kalian, dan kita seneng banget bantu bandingin kedua opsi itu buat kalian.
Kalau liat semua yang di atas, lebih enak nginep di pusat kota atau resort yang agak jauh?
Tergantung kalian mau ngabisin hari-hari kalian gimana. Pusat kota itu bikin kalian deket sama Kraton, Malioboro, dan restoran-restoran terbaik, sementara resort yang agak jauh itu ngasih kalian ruang yang lebih luas dan lebih tenang, tapi ya berarti lebih banyak waktu di mobil. Ini pilihan pribadi sih, jadi kasih tahu kita kalian suka jalan-jalan yang kayak gimana, nanti kita saranin hotel yang pas dari daftar kita.
Mau ke mana lagi setelah Yogyakarta
Balik ke Bali
Kebanyakan pasangan anggap Yogyakarta itu kayak selingan budaya di antara Bali. Ubud jadi pilihan paling pas berikutnya kalau kalian mau lanjutin nuansa budayanya lebih lama lagi, atau langsung ke Seminyak atau Canggu kalau kalian udah siap tuker candi sama beach club dan makan enak sebelum pulang.
Gunung Bromo, Jawa Timur
Buat pasangan yang ketagihan trekking di lereng Merapi, Gunung Bromo bisa jadi tujuan selanjutnya. Kawah vulkanik Bromo ini pemandangannya luar biasa banget, paling bagus kalau dilihat pas matahari terbit dari Penanjakan viewpoint. Kira-kira perjalanan semalam lagi masuk ke Jawa Timur. Di panduan honeymoon Jawa Timur kami, ada cara buat merencanakannya.
Luar Jawa
Kalau hidup di pulau udah memanggil lagi setelah beberapa hari di darat, Gili Islands dan Lombok itu cuma penerbangan singkat balik lewat Bali. Cara yang bagus buat nutup honeymoon yang udah ngajak kalian lihat sejarah Jawa sama pantai-pantai Indonesia.
Beberapa hari di sini nambahin sejarah Jawa ke apa pun yang Bali kasih ke kalian nanti, candi minggu ini, beach club minggu depan.
Kami Olivia & Dirk
Hai! Website ini kami susun dengan hati-hati, dari pengalaman kami sendiri plus pengalaman tim BaliHoneymoon.com. Sebagai pasangan, kami sudah 8 tahun tinggal di Bali, dan jatuh cinta sama pulaunya. Kami sudah jelajahi setiap sudut Bali, apalagi tempat-tempat romantis ;-). Artikel kami memang ada tautan afiliasi, tapi kamu bisa percaya: kami cuma rekomendasikan yang kami sendiri suka.
Kami bisa bantu bulan madu kalian jadi pas:
🧡 Cek paket bulan madu Bali kami untuk bulan madu romantis yang santai.
🧡 Biarkan kami rancang itinerary khusus sesuai minat kalian.
🧡 Pesan pengalaman romantis yang unik bersama kami.
Baca lebih lanjut tentang BaliHoneymoon.com dan tim lokal kami di Bali.

